Headlines News :
giyanto jaya. Diberdayakan oleh Blogger.
SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI SENKOM BANTEN 0303 GIYANTO JAYA

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label umum. Tampilkan semua postingan

Jalan Desa Glagaharjo Rusak Parah

Written By Unknown on Jumat, 08 Februari 2013 | 19.54

Jalan Desa Glagaharjo Rusak Parah
Kerusakan jalan cukup parah terjadi di ruas akses transportasi yang melewati Dusun Kejambon, Desa Glagaharjo, menuju Dusun Srunen, Cangkringan, Sleman, DIY. Jalan sepanjang sekitar delapan kilometer ini rusak parah akibat setiap hari menjadi jalur utama truk pengangkut material erupsi Gunung Merapi.

Kerusakan terlihat dari lapisan aspal yang habis, berganti lapisan tanah berbatu dan bergelombang. Pada musim hujan seperti ini, genangan-genangan air menjadi pemandangan lumrah yang bisa ditemui di sepanjang jalan.

Tak hanya genangan air, di Dusun Kejambon, air bahkan mengalir deras di badan jalan. Air tersebut berasal dari sungai kecil yang sudah tak mampu menampung arus sehingga tampak seperti sungai baru di badan jalan.

"Kalau kemarau berdebu, sedangkan saat hujan ada kolam dan sungai di tengah jalan," ujar Daimin, warga yang melintas di ruas jalan tersebut, Kamis (7/2/2013).

Kondisi ini sudah berlangsung setahun. Menurutnya, belum ada upaya perbaikan dari pemerintahan setempat.

Beban angkut kendaraan yang melebihi batas toleransi, diyakini sebagai penyebab utama kerusakan jalan. Terlebih, aktivitas penambangan terus berlangsung setiap hari. "Sehari, ratusan truk yang lewat,"



sumber : http://jogja.tribunnews.com/

PMI KLATEN

http://pmi.rejanglebongkab.go.id/wp-content/blogs.dir/24/files//2012/07/Logo-Palang-Merah-Indonesia.png 
 KLATEN - Mengingat Kabupaten Klaten memiliki berbagai macam potensi bencana, PMI Kabupaten Klaten mengadakan Lomba Simulasi Sekolah Siaga Bencana, mulai Sabtu hingga Minggu (9-10/2), di Dokditlapur Klaten.

“Latar belakangnya, Klaten sebagai kabupaten rawan bencana nomor empat se-Jateng dan 19 se-Indonesia, maka perlu kesiapsiagaan terhadap bencana bagi semua lini masyarakat, termasuk sekolah,” jelas, Ketua PMI Klaten, Purwanto AC, di Klaten, Jumat (8/2/2013).

Kegiatan itu bertujuan untuk menguji kemampuan PMR di Klaten setelah mendapatkan pelatihan siaga bencana. “Kali ini, PMR sekolah dengan menguji kemampuan mereka setelah mendapatkan latihan yang diperoleh dari pembinanya selama ini dalam siaga bencana,” ucapnya.

Sekitar 3.000 peserta yang merupakan anggota PMR tingkat Madya dan Wira akan bersaing dalam lomba tersebut. Para peserta tersebut berasal dari SMP, SMA, dan SMK se-kabupaten Klaten. “Ada 96 sekolah yang ikut dalam lomba ini. Mayoritas sekolah negeri, tapi ada beberapa yang swasta,” tuturnya.

Penjurian dilakukan secara terpadu dari PMI Klaten, SAR Klaten, BPBD, perwakilan pendidikan, dan relawan. Sedangkan hadiah yang akan diberikan berupa tropi Bupati Klaten dan sertifikat bagi para peserta lomba tersebut.

SUMBER :  http://jogja.tribunnews.com/

KONDISI PUNCAK MERAPI TERKINI



Puncak Labil
Status merapi aktif normal bukan berarti tidak ada ancaman,Guguran yang di akibatkan Magma mungkin tidak ada tetapi kondisi puncak merapi seperti dalam lampiran Gambar,terjadi beberapa tempat ada kubangan yang sering terisi air,kubangan tersebut adalah kawah yang terbentuk oleh letusan merapi 2010,jika air penuh kemana larinya tentu ke segala arah yang lebih rendah muaranya ke sungai yang hulunya di Merapi,arah ancaman mungkin akan sangat besar ke Gendol dan sebagian magelang.

Gunung Merapi Normal

Written By Unknown on Sabtu, 17 September 2011 | 07.22


Status Gunung Merapi kini diturunkan dari level Waspada menjadi Aktif Normal. Penurunan status tersebut menjadi tanda berakhirnya fase erupsi tahun 2010.Staff Balai Pengamatan dan Penyelidikan Tekhnologi Kegunungapian (BPPTK) Yogyakarta, Lasiman mengaku, penurunan level Merapi dari Waspada menjadi Normal sudah diberlakukan sejak Kamis (15/9)2011. Fase erupsi 2010 sudah selesai. Sehingga, status saat ini sudah normal lagi

Penurunan level tersebut melalui proses penelitian dan pengkajian. Antara lain dari sudut visual Merapi serta aktivitas vulkaniknya. Ciri-ciri Merapi sudah bisa dilihat seperti sedia kala. Meskipun ada kegempaan, namun itu sudah biasa dan volumenya juga sama,
Kendati demikian, ancaman Merapi masih terbukan lebar. Yakni bahaya sekunder berupa banjir lahar dingin jika musim hujan tiba. Meski erupsi sudah normal, namun warga juga harus waspada terhadap banjir lahar dingin
Kewaspadaan banjir lahar dingin menurut analisis BPPTK Yogyakarta, berada di sisi Tenggara hingga Barat Laut dari puncak Merapi. Khususnya, di aliran sungai berhulu Merapi

Rehabilitasi Merapi

Written By Unknown on Kamis, 21 April 2011 | 14.47

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpjV4qf6nLr4lGz_hWKajfjA2HwJ8-4-zhv4fEGTH-75JAVhhI2hmW_7BOO70L8Lx38-BxYGMC1K7m__BRqc9mo6G69TIQkcMhwzCXZRUgUVb4tGuKMujsqGCpoXdLnhQVtJOw2lAe2Q4/s1600/erupsi_gunung+merapi+2010_6.jpg

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan anggaran, untuk membangun kawasan terdampak bencana letusan dan lahar dingin Gunung Merapi. Agenda rehabilitasi serta rekonstruksi ini dimulai Juli depan dan rampung akhir 2013.pembangunan kawasan yang tersapu bencana Merapi itu dipercepat diantara yang paling mendesak untuk diperbaiki adalah kerusakan lahan produktif seluas 1.300 hektar
BNPB memutuskan jika perbaikan lahan produktif menjadi penanganan yang pertama,pada peta kawasan rawan bahaya dan peta terdampak langsung erupsi merai yang dilansir Badan Geologi Kementerian ESDM, maka daerah yang masuk kawasan tersebut harus dikosongkan. kawasan yang masuk peta tersebut meliputi lahan seluas 1.300 hektar di Kabupaten Sleman. Selain itu juga ada area seluas 10 hektar yang masuk Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
Daerah seluas 1.300 hektar di lereng Merapi yang masuk wilayah rawan ancaman awan panas dan juga guguran material akan dijadikan hutan lindung. Daerah tersebut dilarang jadi tempat tinggal.



Zonasi Bahaya Lahar Dingin

Written By Unknown on Senin, 24 Januari 2011 | 17.49

Selain ancaman lava, lahar, dan awanpanas kini hujan deras menyebabkan Gunung Merapi juga menyebabkan adanya daerah rawan bahaya lahar dingin. Lahar dingin merupakan aliran sedimen pekat yang teridiri atas batu, kerikil, pasir serta abu vulkanik yang tercampur air.
Peta yang dikeluarkan oleh BNPB untuk daerah rawan banjir lahar dingin terlihat dibawah ini :

Peta Zonasi Rawan Banjir Lahar Dingin Merapi Zonasi ini didasarkan pada buffer zone 300 dan 500 meter sepanjang sungai yang hulunya di lereng Gunung Merapi.
Peta detil zonasi rawan banjir ukuran besar dapat diunduh disini :
Untuk melihat Peta Jalan, Peta Satelite, atau Peta Ketinggian.
View Larger Map
Map picture
Proses terjadinya lahar dingin secara grafis dijelaskan dibawah ini

Sumber Departemen Pekerjaan Umum
Ketika meluncur dari puncak Merapi, material ini berupa material piroklastik yang menyebabkan terbentuknya awanpanas. ISinya terdiri atas batuan berukuran bongkah, kerakal, kerikil, pasir hingga debu panas. Setelah di daerah produksi ini terkena hujan maka di daerah transportasi di lerengnya akan memiliki energi sangat tinggi yang mampu merusak apa saja yang dilewatinya. Seterusnya ketika sampai dibawah maka akan terjadi proses sedimentasi dari pasir-pasir ini sebagai endapan material vulkanik yang sering kita lihat di tebing-tebing sungai ditengah perkotaan Jogja.
dari dongeng geologi



HIJAUKAN MERAPI

Written By Unknown on Rabu, 05 Januari 2011 | 22.14


dIlereng gunung yang kini pohonnya telah meranggas tersapu wedhus gembel pada erupsi Merapi beberapa bulan lalu Warga Merapi mengharapkan adanya penghijauan,relawan penghijauan lereng Merapi mengatakan, daerah yang dilewati lahar Merapi kini tandus. Hanya ilalang jenis rumput gajah saja yang sudah mulai tumbuh.
kepedulian terus digalakan baik wisatawan ataupun warga setempat bisa peduli dengan keadan yang ada Para relawan di posko ini sudah menyiapkan berbagai jenis pohon yang dijual bagi para pengunjung. para pengunjung bisa memberi pemasukan desa sekaligus peduli terhadap penghijauan lereng Merapi.Pohon yang ditanam harus memiliki tinggi minimal 1 meter dan atau sudah berkayu. Pohon yang akan ditanam adalah yang dapat hidup dengan baik di ketinggian 800-1100 dpl. Pohon-pohon yang akan ditanam : Ketapang, Pinus, Gayam, Sengon, Aren, Mahoni, Salam, Kemiri, Beringin, Duwet, Klengkeng, Alpokat, Pete, Nogosari, Kleresede, Manggis


http://suaramerdeka.com/foto_aktual/9d616cfbe911f73ad3add171bae838b4.jpg

ASAL PENGUNJUNG

TWITTERKU

Follow giyantoklaten on Twitter

save merapi

tweet

galeri

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. SAFE MERAPI - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger